Ditulis pada 28 September 2017 , oleh admin , pada kategori Berita

TERM OF REFERENCE SNK 1

Multikulturalisme dan Pluralisme adalah dua istilah kunci yang sama-sama mengingatkan kita pada realitas keberagaman identitas dalam hidup bersama dalam bingkai NKRI. Namun ada baiknya kita tidak berhenti pada istilah tersebut. Tuntutan pengakuan identitas kelompok multikultur dan plural ini terus bergerak menuju level yang lebih tinggi. Tidak hanya sekedar pada level toleransi, tetapi terutama supaya mencapai tingkat penerimaan, penghormatan, dan akhirnya pengakuan publik atas perbedaan cara hidup.

Lebih dari itu, penerimaan, penghormatan, dan pengakuan atas perbedaan cara hidup itu harus bisa mencapai tingkat kerjasama di antara kelompok-kelompok yang saling berbeda. Toleransi penting sebagai tata krama dan sopan santun dalam hidup bersama, tetapi dalam konteks multikulturalisme dan pluralisme tidak cukup untuk membangun identitas yang lebih asasi. Ia hanyalah pintu masuk, bukan tujuan final dalam mengolah keberagaman. Multikulturalisme dan Pluralisme, dengan demikian memberi peringatan kepada manusia untuk arif mengolah keberagaman demi menjadikan hidup bersama yang lebih bermartabat. Peringatan ini bersifat imperatif, berdaya suruh tinggi bahwa keberagaman itu tidak hanya untuk disiasati demi kenyamanan dan keuntungan diri sendiri, tetapi terutama untuk diolah demi hidup komunitas umat manusia dan alamnya yang lebih baik dari waktu ke waktu. Ini juga berarti multikulturalisme dan pluralisme memberi kepada kita suatu ‘tugas abadi’ untuk menjaga dan merawat keberagaman itu tanpa batas waktu.

Semua kebudayaan, baik etnis, agama dan sebagainya, memiliki klaim kebenarannya sendiri-sendiri yang khas dan unik. Klaim kebenaran ini, selain semakin menguatkan keyakinan para penganutnya, juga membawa implikasi-implikasi konkret dalam hidup sosial. Di ruang sosial inilah keberagaman sering berubah wajah menjadi persoalan serius dan terkadang menyeramkan. Proses-proses penyelesaiannya juga menjadi tidak mudah karena bersentuhan dengan wilayah pemaknaan dan praktik; keyakinan (iman) di satu sisi dan wilayah sosial konkret pada level keseharian di lain sisi. Titik persinggungan inilah yang mesti diolah dalam isu keberagaman oleh semua pihak tanpa kecuali. Dengan ini kita belajar bahwa dialog budaya maupun agama perlu dibedakan dari dialog hidup sehari-hari.

Dalam dialog hidup sehari-hari, kesepakatan dan kesepahaman menjadi tujuan, tetapi dalam dialog budaya dan agama, capaiannya adalah semakin dalamnya pemahaman keberagaman budaya dan agama. Aku/kita berbeda dengan ‘yang lain’ karena ‘yang lain’ memiliki sesuatu yang tidak bisa aku/kita pahami sebagaimana mereka sendiri juga sulit memahaminya. Namun pertanyaan yang kian muncul adalah apakah toleransi ada batasannya? Karena kian hadirnya realitas aksi-aksi provokatif yang kian intoleran dan merusak baik bagi sesama kaum beragama maupun masyarakat yang memilik perbedaan cara hidup.

 

SEMINAR NASIONAL KEBUDAYAAN I

 

Call for Paper

“Pluralisme, Multikulturalisme, dan Batas-Batas Toleransi”

Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya, Malang

 

PELAKSANAAN:

Tanggal : Kamis, 23 November 2017

Tempat : Auditorium UB TV, Malang

 

 

PEMBICARA :

Keynote Speaker

Dr. Hilmar Farid

(Dirjen Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia)

Pembicara 1

Prof. Dr. I. Bambang Sugiharto

(Guru Besar Filsafat UNPAR, Bandung)

Pembicara 2

Prof. Dr. R. Siti Zuhro, MA

(Peneliti Senior LIPI Jakarta)

CALL FOR PAPER

  • Pluralisme dan Multikulturalisme dalam Pendidikan
  • Pluralisme dan Multikulturalisme dalam Seni
  • Pluralisme dan Multikulturalisme dalam Agama
  • Pluralisme dan Multikulturalisme dalam Sosial & Politik

 

TANGGAL-TANGGAL PENTING

Batas Akhir Pengiriman Abstrak      7 Oktober 2017 16 Oktober 2017

Pengumuman Abstrak yang Lolos    21 Oktober 2017

Batas Akhir Pengiriman Full Paper   4 November 2017

Batas Registrasi                                 10 November 2017

 

* Abstrak dan fullpaper dikirimkan ke: snkantroub@gmail.com

Download Template 

Template Abstrak SNK

Format Penulisan Makalah SNK 1

 

BIAYA :

  • Pemakalah   : Rp 250.000,-
  • Umum          : Rp 150.000,-
  • Mahasiswa   : Rp 50.000,-

NARA HUBUNG :