PS Pendidikan Bahasa Inggris

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya

Elvan Bramastya Kalengkongan Terpilih Menjadi Wakil II Joko Roro Kabupaten Malang

02-May-2018 Pendidikan Inggris Berita

Elvan Bramastya Kalengkongan (Pebasis 2016) kembali mengukir prestasi. Bertempat di Amphitheatre Gunung Kawi, Wonosari, Malang (28/April/2018), ia berhasil menjadi Wakil II Joko Roro Kabupaten Malang. “Saya sangat surprised sekali mengingat saya tidak yakin bisa sampai tiga besar,” kata Elvan.

(Foto: istimewa)

(Foto: istimewa)

Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang ini melalui proses yang sangat padat, kurang lebih selama dua bulan. Dimulai pada 25 Februari 2018, yaitu Technical Meeting kemudian dilanjutkan seleksi yang diadakan setiap minggu, mulai dari seleksi 1 – 3. “Dimulai dari tanggal 25 Februari, di seleksi awal saya mengikuti interview terbuka, dilanjutkan beberapa tes tulis dan tes Bahasa Inggris,” jelas Elvan. Setelah lolos seleksi 1, para peserta mengikuti Forum Group Discussion dimana masing-masing grup membahas tentang satu topik berkaitan dengan pariwisata. Pada seleksi terakhir, masing-masing peserta diberi satu destinasi wisata untuk dipresentasikan. “Saya harus mempertanggungjawabkan topik ini waktu seleksi 3 di depan dewan juri dan di situ puji Tuhan saya lolos terpilih dari 200 calon finalis menjadi satu dari 30 finalis,” kata Elvan.

Bisa dikatakan kegiatan yang dilakukan setelah Elvan terpilih menjadi salah satu dari 30 finalis sangatlah padat. “Lumayan banyak sebenarnya, mulai kunjungan ke beberapa dinas mulai dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Pemukiman dan Cipta Karya, dan juga ke Dinas Kesehatan. Disitu kita melakukan kunjungan dan juga materi-materi terkait hal-hal mengenai kedutaan kepariwisataan di kabupaten Malang,” jelas Elvan. Tidak hanya itu, seluruh finalis juga harus mengikuti outbond dan malam keakraban dari 30 Maret 2018 sampai 1 April 2018 di desa Sanankerto di Bonpring, Turen. Tiga hari terakhir, seluruh finalis dikarantina di Amphitheater Gunung Kawi untuk melakukan gladi bersih dan checking terakhir mulai dari blocking panggung dan memantapkan lagi materi kepariwisataaan yang didapatkan sebelumnya.

Menjadi 3 besar dalam pemilihan ini benar-benar di luar bayangan Elvan. “Kalau masuk 7 besar masih optimis. Puji Tuhan masuk 7 besar. Kami melakukan Q&A dan nggak expect sih sebenarnya masuk ke top 3, tapi ternyata bisa masuk dan jadi wakil 2 atau juara 3 dari Kabupaten Malang,” kata Elvan. Untuk prospek ke depannya, Elvan dipercaya untuk menjadi peserta Putra Putri Batik Nusantara 2019.

Duta Joko Roro dikonsentrasikan sebagai Duta Wisata Kabupaten Malang. Kabupaten Malang memiliki wilayah yang cukup luas di Jawa Timur. Tiga puluh duta Joko Roro sudah dipetakan berdasarkan kemampuan untuk menangani beberapa bidang. “Kalau saya sendiri menangani sosialisasi kelompok sadar pariwisata dimana nantinya dalam tiap bulannya kita ada agenda untuk ke desa binaan dari Dinas Pariwisata untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat mengenai kelompok sadar wisata dimana dari merealisasikan program salah satu tiga strategi di Kabupaten Malang yaitu optimalisasi sektor pariwisata dimana Kabupaten Malang ini sedang menguatkan sektor di desa pariwisata sendiri,” kata Elvan.

(Foto:www.jokororo.com)

(Foto:www.jokororo.com)

Menurut Elvan, pengembangan potensi di Kabupaten Malang sejauh ini bisa dibilang cukup bagus karena Kabupaten Malang beberapa kali meraih penghargaan sebagai desa wisata terbaik se-Indonesia seperti di Pujon Kidul dan Poncokusumo. Selain itu, Kabupaten Malang juga memiliki potensi yang sangat besar di bidang alam. “Seperti kita ketahui pantai, gunung, bahkan coban itu berceceran di Kabupaten Malang. Wisata budaya Kabupaten Malang juga salah satu yang kuat sama seperti di kota sebenarnya karena Malang raya ini juga merupakan suatu pusat dari kebudayaan Jawa Timur,” jelasnya.

Pernah mengikuti kontes serupa sebelumnya, Elvan merasa tugasnya kurang lebih sama. “Yang berbeda dengan pemilihan yang saya ikuti sebelumnya mungkin dari konsentrasinya dan daerahnya. Kalau kemarin duta budaya saya lebih berkonsentrasi ke kebudayaan dimana budaya dan museum itu harus dipromosikan dan dilestarikan. Sekarang saya menjadi Duta Wisata di Kabupaten Malang yang memiliki branding The Heart of East Java yang memang pariwisata di Malang itu lebih banyak di Kabupaten,” jelasnya.  Dengan ranah yang lebih luas, Elvan merasa tugasnya lebih berat. “Bisa dibilang membutuhkan waktu, membutuhkan pikiran kita juga, mental juga karena apalagi dengan posisi saya sebagai wakil 2 dan akan dikirim di kompetisi selanjutnya itu juga menjadi tanggung jawab tersendiri,” sambungnya.

(Foto:istimewa)

(Foto:istimewa)

Beberapa rencana sudah disiapkan Elvan untuk ke depannya, terutama persiapan untuk keikutsertaannya dalam Putra Putri Batik Nusantara 2019. “Disamping itu saya juga melakukan program kerja dan tanggung jawab saya sebagai Duta Wisata yaitu nanti mungkin sosialisasi desa binaan. Kebetulan saya nanti concernnya di bidang desa binaan alam, mungkin nanti di daerah Poncokusumo. Di luar itu pengen mengembalikan fokus saya ke kuliah juga yang sudah 2 bulan ini terbengkalai,” pungkas Elvan di akhir pembicaraan. (AG)