PS Pendidikan Bahasa Inggris

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya

AEELS Berbuka Bersama Dosen dan Alumni

25-May-2018 Pendidikan Inggris Berita, Kegiatan

BUKBER SLIDER 700

Kamis (24/Mei/2018), Association of English Language Education Students (AEELS) mengadakan acara buka bersama dengan tema ‘Be United’. Acara ini merupakan agenda tahunan dari AEELS yang merupakan himpunan mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (Pebasis) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Brawijaya. Menurut Inayah (2017) selaku ketua pelaksana acara, kegiatan ini dilakukan bukan hanya karena agenda rutin. “Tujuan dari acara ini adalah tidak hanya berbuka bersama, tetapi juga menjalin tali silaturahmi tidak hanya antar pengurus AEELS, tetapi juga dengan para dosen Pebasis dan juga alumni,” ujar Inayah.

WhatsApp Image 2018-05-25 at 18.58.53 700

Bertempat di Aula lantai 2 Gedung B FIB UB, acara ini turut dihadiri oleh perwakilan dari dosen Pebasis, diantaranya adalah Devinta Puspita Ratri, M.Pd sebagai koordinator kemahasiswaan prodi Pebasis, Dr. Moh. Hasbullah Isnaini, M.Pd, Agus Gozali, S.Pd, M.Li, dan Pratnyawati NS, M.Li. pada kesempatan ini, Hasbullah didaulat untuk memberikan pidato singkat. “Seperti tema acara ini, silaturahmi, dalam bahasa Jawa berarti sambung nyawa, tidak hanya berarti menyambung tali silaturahmi, tetapi juga mempererat silaturahmi. Itulah esensinya berteman. Karena itu, kita berteman harus memilih yang membawa kebaikan pada kita, bukan yang memberatkan kita,” ujar Hasbullah.

WhatsApp Image 2018-05-25 at 18.58.56(1) 700

Sejumlah penampilan mewarnai acara buka bersama tersebut. Dipandu oleh Andika (2016) dan Nada (2016), acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an surat Al-Muzammil ayat 1-19 oleh Laela Sofrotun Nida. Kemudian dilanjutkan oleh tausiyah singkat oleh Salman Abdurrahman Al-Faruqi, mahasiswa prodi Antropologi 2015. Membawakan tema tentang amalan puasa, Salman menjelaskan hal-hal yang mengurangi pahala puasa, salah satunya ghibah. “Ghibah membicarakan tentang keburukan orang dan kita sering tanpa sengaja melakukannya. Mengalihkan pikiran kepada hal-hal positif bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi keinginan ghibah,” jelasnya. Acara dilanjutkan dengan sholat Maghrib berjamaah, berbuka bersama, dan diakhiri pelaksanaan sholat tarawih berjamaah. (AG)