PS Pendidikan Bahasa Inggris

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya

Ika: Selama Ini Terjadi Kerancuan Modul

02-Feb-2018 Pendidikan Inggris Berita
Ika Puspitasari, S.S, M.Pd

Ika Puspitasari, S.S, M.Pd

Salah satu komponen mengajar yang digunakan untuk menyampaikan materi kepada mahasiswa adalah bahan ajar. Modul sering dipakai untuk menamakan materi yang diberikan kepada mahasiswa. “Selama ini terjadi kerancuan akan penamaan Modul sebagai bahan ajar, padahal yang dipakai adalah Buku Ajar,” ungkap Ika Puspitasari, S.S, M.Pd, dosen program studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Ilmu Budaya.

Dalam presentasinya di acara Forum Group Discussion (FGD) Evaluasi dan Pengembangan RPS, Bahan Ajar, dan Assessment di Fakultas Ilmu Budaya, Kamis, (1/2) lalu, disampaikan bahwa ada tiga jenis Bahan Ajar, yaitu Buku Ajar, Modul, dan Handout. Buku Ajar merupakan bahan ajar yang diberikan kepada mahasiswa yang masih membutuhkan kehadiran dosen sebagai fasilitator. Sementara Modul bisa dikerjakan dengan atau tanpa kehadiran dosen di dalam kegiatan pembelajaran. “Dengan menggunakan modul, mahasiswa dapat menyelesaikan materi sesuai dengan kemampuannya sehingga dalam satu kelas akan terjadi kemungkinan beberapa mahasiswa menyelesaikan satu materi lebih cepat dari mahasiswa yang lain,’ ungkap Ika lebih lanjut. Sementara handout merupakan materi lepasan yang tidak harus mewakili satu unit materi, sehingga dalam satu unit materi bisa terdiri lebih dari satu handout.

Ketiga jenis Bahan Ajar tersebut tetap memiliki kesamaan, yaitu adanya identitas materi yang akan diajarkan dan latihan sebagai evaluasi belajar mahasiswa akan materi yang telah dipelajari.

“Saya berharap para dosen akan tahu format yang benar untuk penyusunan materi”, tutur Ika di akhir penyajiannya.