PS Pendidikan Bahasa Inggris

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya

Gigih Widy Merbawani, The Octofinalist Storytelling in Asian English Olympics (AEO) 2018

15-Feb-2018 Pendidikan Inggris Berita

WhatsApp Image 2018-02-16 at 15.05.32

Gigih Widy Merbawani, mahasiswi Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (Pebasis) angkatan 2016 Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UB, berhasil menjadi Octofinalist Storytelling pada Asian English Olympics (AEO) 2018. Acara ini berlokasi di Binus University Jakarta pada tanggal 8-12 Februari 2018. Acara ini memperlombakan beberapa cabang, meliputi spelling bee, radio drama, short story writing, storytelling, speech, newscast, dan debate.

Gigih berlomba pada cabang storytelling. “Saya senang dengan storytelling. Dari SMA saya sudah cukup banyak mengikuti lomba storytelling,” ujarnya. Gigih tertarik mengikuti AEO 2018 karena acara ini adalah perlombaan tingkat Asia. “Juri-juri yang diundangpun berasal dari luar negeri dan mereka bersedia memberikan workshop singkat tentang “How to be a Good Storyteller.”

Pada kompetisi tersebut, dari 60 peserta, Gigih hanya mampu mencapai Octofinal atau babak perdelapan final yang berisi 32 finalis. Tetapi hal itu tidak menyurutkan semangatnya. “Sebetulnya saya tidak berharap untuk menang. Saya hanya ingin mengerti bagaimana gaya dari kawan-kawan dari luar negeri melakukan storytelling,” ujarnya. Mahasiswi yang aktif di FORMASI ini justru bersyukur akan pengalaman barunya. “Yang pasti saya dapat teman baru. Teman-teman dari Bangladesh, Malaysia, Singapore, India, Philippines, dan banyak lagi. Walaupun hanya 1 minggu kita kenal, rasanya sudah seperti keluarga.” Selain itu ia juga mendapatkan ilmu-ilmu baru dalam hal storytelling, seperti teknik-teknik baru, dan juga cerita-cerita baru dari para peserta lainnya. “Lalu yang menurut saya paling luar biasa adalah saya bisa bertukar budaya dengan teman-teman dari negara asing. Saya jadi tau bagaimana sistem pendidikan untuk anak-anak Bangladesh, cara mereka menyeleksi perwakilan utk mengikuti lomba ini, dan masih banyak lagi,” ujarnya.

WhatsApp Image 2018-02-16 at 15.48.28-edit

Keikutsertaannya pada lomba ini meningkatkan motivasi dan semangatnya untuk terus berkembang. “Saya berharap untuk tetap bisa mengikuti lomba AEO tahun depan atau kompetisi lainnya. Selain itu, saya juga berharap utk teman-teman pendidikan bahasa Inggris tidak takut untuk mencoba mengikuti lomba-lomba seperti ini,” harapnya di akhir pembicaraan.