Ditulis pada 1 December 2014 , oleh Pendidikan Jepang

Sistem tata pamong yang ada di PS S-1 Pendidikan Bahasa Jepang tercermin dalam struktur organisasi dan mekanisme kerja yang telah disusun. Dalam struktur organisasi yang ada, Kaprodi S-1 Pendidikan Bahasa Jepang dibantu oleh tim dosen yang dibagi dalam 3 bidang, yaitu bidang akademik (kurikulum, skripsi, KKN dan PPL). bidang penelitian dan pengabdian masyarakat, dan bidang kemahasiswaan. Adapun struktur organisasi PS S-1 Pendidikan Bahasa Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas. Adapun struktur organisasi PS S-1 Pendidikan Bahasa Jepang tersebut secara lengkap ditunjukkan dalam gambar 2.1 sebagai berikut :

Keterangan:

_______ : garis koordinasi

———- : garis konsultasi

Gambar 2.1 Struktur Organisasi PS S-1 Pendidikan Bahasa Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya

Deskripsi Tugas Pokok dan Fungsi

Ketua Program Studi berfungsi memimpin pengembangan Program Studi, meliputi:

  1. Merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program perkuliahan setiap semester.

  2. Merencanakan rencana anggaran belanja dan program kerja tahunan.

  3. Mengevaluasi kinerja dosen melalui review beban kerja dosen setiap semester.

  4. Mengevaluasi prestasi mahasiswa baik di bidang akademik maupun non akademik dengan mengoptimalkan peran Pembimbing Akademik dan pembimbing kemahasiswaan.

  5. melibatkan stakeholder internal dan eksternal dalam penyusunan kurikulum prodi agar kurikulum tersebut sesuai dengan tuntutan pasar. Stakeholder internal meliputi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Adapun stakeholder eksternal terdiri dari alumni, sekolah, dan masyarakat umum.

  6. menyusun jadwal perkuliahan setelah terlebih dahulu mempertimbangkan masukan dari masing-masing dosen pengampu matakuliah.

  7. melakukan evaluasi program perkuliahan dan kinerja dosen melalui beberapa tehnik dan strategi antara lain, melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan perkuliahan melalui pengecekan presensi dan berita acara perkuliahan, mereview silabus/ SAP, dan soal UTS, UAS yang dibuat oleh dosen setelah diverifikasi oleh tim bidang ilmu, menyiapkan instrumen dan media evaluasi kinerja prodi kemudian menganalisisnya, serta menindaklanjutinya.

  8. menyusun jadwal perkuliahan setelah terlebih dahulu mempertimbangkan masukan dari masing-masing dosen pengampu matakuliah.

Sekretaris Program Studi mempunyai fungsi melaksanakan urusan administrasi Program Studi yang meliputi:

  1. Menyusun konsep program kerja untuk pertimbangan atasan sebagai pedoman pelaksanaan tugas
  2. Menyusun konsep beban tugas mengajar dosen setiap semester berdasarkan ketentuan yang berlaku sebagai bahan masukan atasan
  3. Menyusun konsep rencana perkuliahan dan satuan acara perkuliahan berdasarkan ketentuan yang berlaku sebagai bahan masukan atasan
  4. Menyusun konsep penugasan dosen wali atau penasehat akademik sebagai bahan masukan atasan.
  5. Menyusun konsep instrumen monitoring pelaksanaan perkuliahan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk kelancaran pelaksanaan tugas
  6. Menyusun konsep evaluasi hasil pelaksanaan perkuliahan berdasarkan data dan informasi untuk kelancaran pelaksanaan tugas
  7. Menyusun konsep rencana biaya operasional program studi berdasarkan data dan informasi serta ketentuan yang berlaku untuk kelancaran pelaksanaan tugas
  8. Menyusun konsep pembimbingan dan penilaian kegiatan kemahasiswaan sebagai bahan masukan atasan
  9. Menyusun konsep calon pembimbing bagi mahasiswa yang menyelesaikan tugas akhir berdasarkan ketentuan yang berlaku sebagai bahan masukan atasan
  10. Melayani administrasi dosen yang melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan bidang pengetahuannya untuk kelancaran pelaksanaan tugas
  11. Menyusun konsep laporan pelaksanaan kegiatan prodi berdasarkan data informasi sebagai masukan atasan
  12. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan

Ketua Unit Jaminan Mutu (UJM) berfungsi membantu Ketua Prodi dalam pengembangan sistem penjaminan mutu bidang akademik:

  1. Menjabarkan kebijakan dalam Manual Mutu ke dalam Manual Prosedur Prodi
  2. Menjabarkan Manual Prosedur Fakultas ke dalam Manual Prosedur Prodi.
  3. Mensosialisasikan sistem penjaminan mutu kepada semua sivitas akademika di lingkungan prodi
  4. Melakukan pelatihan dan konsultasi pada sivitas akademika prodi tentang pelaksanaan penjaminan mutu, pelaksanaan monitoring, dan evaluasi proses pembelajaran.

Koordinator Bidang Penelitian/Pengabdian mempunyai tugas pokok dan fungsi sebagai berikut:

  1. Mencari dan menyampaikan informasi mengenai seminar yang diselenggarakan di dalam/luar negeri yang dapat diikuti oleh dosen.
  2. Bertanggungjawab atas program publikasi penelitian mahasiswa (Jurnal).
  3. Menjajaki kemungkinan kerjasama dengan pihak lain demi pengembangan program studi untuk penelitian dan pengabdian masyarakat.
  4. Bertanggungjawab atas program skripsi mahasiswa
  5. Bertanggungjawab atas program kuliah tamu
  6. Bertanggungjawab atas program publikasi ilmiah Dosen (Jurnal)

Koordinator bidang akademik mempunyai tugas dan fungsi membantu Kaprodi dalam tugas :

  1. Menyusun kurikulum dan distrubusi mata kuliah di prodi.

  2. Merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program perkuliahan setiap semester.

  3. Menyusun jadwal perkuliahan dan evaluasi program perkuliahan.

  4. Memantau pelaksanaan perkuliahan melalui pengecekan presensi dan berita acara perkuliahan, mereview silabus/ SAP, dan soal UTS, UAS. menyiapkan instrumen dan media evaluasi kinerja.

  5. Pelaksanaan PPL dan KKN.

Koordinator Bidang Kemahasiswaan membantu Kaprodi berkoodinasi dengan mahasiswa dalam kegiatan kemahasiswaan.

Sistem tata pamong yang baik (good governance) pada di PS S-1 Pendidikan Bahasa Jepang telah mencerminkan lima pilar tata pamong yang kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab, dan adil untuk menjamin terwujudnya visi dan terlaksananya misi untuk mencapai tujuan.