Ditulis pada 27 October 2018 , oleh Pendidikan Jepang
Perguruan Tinggi : Universitas Brawijaya
Fakultas : Fakultas Ilmu Budaya
Jurusan : Pendidikan Bahasa
Kode Program Studi : 88025
Nama Program Studi : Pendidikan Bahasa Jepang
Nomor SK pendirian PS : 595/E/O/2014
Tanggal Berdiri : 17 Oktober 2014
SK Izin Operasional :  
Tanggal SK Operasional : 17-10-2014
Nomor SK BAN-PT : 972/SK/BAN-PT/Akred/S1/IX/2015
Peringkat (Nilai) Akreditasi Terakhir : B
Rasio Dosen : Mahasiswa : 01:00
 
Alamat : Jl. Veteran Malang
Kode Pos : 65145
Telepon : 0341 – 575875
Faximile : 0341 – 575822
Email : pendjep_fib@ub.ac.id
Website : fib.ub.ac.id/PendidikanJepang/
 
Gelar Lulusan : S.Pd
Deskripsi :  
Visi : Menjadi program studi s-1 pendidikan bahasa jepang yang berdaya saing, professional dan memiliki semangat kewirausahaan.
Misi : A.    menyelenggarakan pendidikan bahasa jepang secara professional yang menghasilkan lulusan berakhlak mulia, unggul dan mempunyai daya saing dalam persaingan dunia kerja.
b.    melaksanakan dan meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian dan pengabdian masyarakat di bidang ilmu pendidikan bahasa jepang yang berguna bagi peningkatan mutu pendidikan bahasa jepang di indonesia.
c.    menerapkan hasil penelitian dan pengabdian masyarakat di bidang ilmu pendidikan bahasa jepang yang memiliki nilai kompetitif dan nilai manfaat bagi masyarakat .
d.    mengembangkan kerjasama dengan institusi tingkat nasional maupun internasional di bidang ilmu kependidikan bahasa jepang.
e.    menyelenggarakan pendidikan dalam bidang keilmuan bahasa jepang secara optimal dengan menumbuhkan semangat kewirausahaan
 
 
Kompetensi Program Studi : kompetensi utama
a.menguasai konsep-konsep dasar kebahasaan, keterampilan berbahasa, pembelajaran bahasa, penelitian bahasa, serta penelitian pendidikan bahasa Jepang;
b. menguasai prinsip-prinsip pedagogi dan psikologi pendidikan bahasa Jepang;
c. menguasai konsep teori pengembangan pembelajaran bahasa Jepang; dan
d.  menguasai prinsip dan manajemen kewirausahaan bidang bahasa Jepang.
kompetensi ketrampilan berbahasa
kompetensi ketrampilan berbahasa
memiliki kompetensi dalam bidang pengajaran bahasa dan sastra jepang pada sekolah menengah dan lembaga pendidikan tinggi.
mampu menyimak berbagai informasi bahasa jepang dalam berbagai media.
mampu membaca dan memahami teks bahasa jepang.
mampu menggunakan bahasa jepang sebagai media komunikasi.
 
 
 
kompetensi keilmuan
memiliki pengetahuan dalam bidang pengajaran bahasa dan sastra jepang untuk sekolah menengah dan lembaga pendidikan tinggi.
memiliki pengetahuan tentang teori-teori pendidikan dan keilmuan lainnya yang inovatif serta mampu menerapkannya.
memiliki pengetahuan tentang ilmu bahasa terapan dalam bidang pengajaran bahasa jepang.
memahami prinsip-prinsip dasar suatu penelitian ilmiah mengenai pendidikan, bahasa dan sastra jepang.
 
 
kompetensi kehidupan bermasyarakat
mampu membaca permasalahan pendidikan yang terjadi di tengah masyarakat dan mampu mengambil peran dalam memecahkan permasalahan yang ada.
mampu berinteraksi dengan masyarakat yang multikultur.
mamp u memberdayakan kearifan lokal dalam kehidupan berbudaya global.
 
kompetensi pendukung
memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan dan mampu bekerjasam dalam sebuah tim.
memiliki kemampuan dasar dalam bidang: penulisan karya essai, dunia usaha, teknologi informasi.
memiliki pengetahuan tentang etika dan kebudayaan jepang
 
 
Capaian Pembelajaran :  
Kompetensi pedagogik: : a.  mengembangkan lingkungan belajar untuk mengembangkan potensi peserta didik dalam belajar bahasa Jepang;
b. mengembangkan dokumen kurikulum bahasa Jepang dalam bentuk perencanaan guru;
c.  menggunakan pendekatan, model, prosedur dan teknik mengajar bahasa Jepang yang sesuai dengan karakteristik peserta didik;
d. mengembangkan bahan ajar bahasa Jepang yang sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik;
e. mengembangkan dan menerapkan rencana pembelajaran dalam proses pembelajaran bahasa Jepang yang efektif dan kreatif;
f.  merencanakan dan melaksanakan penilaian hasil belajar bahasa Jepang dan menggunakannya untuk memperbaiki dan meningkatkan hasil belajar peserta didik;
g.  meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Jepang berdasarkan penilaian proses dan penilaian hasil belajar;
h.  menerapkan TIK dalam perencanaan guru dan dalam proses pembelajaran bahasa Jepang;
i.  mengembangkan dan mempertahankan lingkungan belajar yang aman dan menantang peserta didik untuk kreatif;
j.  mengembangkan hubungan sosial antarpeserta didik yang kooperatif; dan
k.  memperlakukan peserta didik secara adil dan bersahabat.
Kompetensi kepribadian tercermin dalam perilaku yang: : sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia;
b.  jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat;
c.  mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa;
d.  inovatif dan kreatif dalam mengembangkan proses pendidikan;
e.  sabar dalam berinteraksi dengan peserta didik;
f.  peduli terhadap keberhasilan belajar peserta didik;
g.  menunjukkan etos kerja, tanggung jawab yang tinggi;
h.  memiliki kebiasaan belajar; dan
i.  menjunjung tinggi kode etik profesi guru.
Kompetensi profesional meliputi kemampuan menguasai: : konten pedagogik yang mendukung keahliannya sebagai pendidik di bidang bahasa Jepang;
b.  cara mengembangkan kemampuan profesi dalam bidang bahasa Jepang secara berkelanjutan;
c.  cara berpikir dalam disiplin ilmu bahasa Jepang;
d.  pendekatan dan organisasi konten pedagogik; dan
e.  cara mempelajari lingkungan fisik, sosial, budaya dan menggunakannya sebagai sumber belajar peserta didik.
Kompetensi sosial meliputi kemampuan : a.berkomunikasi dengan peserta didik dalam bahasa yang mereka pahami;
b. berkomunikasi secara profesional dan santun dengan orangtua dan masyarakat;
c.  berkomunikasi dengan sejawat mengenai berbagai masalah belajar dan pengembangan pembelajaran;
d.  berpartisipasi dalam berbagai kegiatan masyarakat;
e.  bersikap inklusif, bertindak objektif, dan tidak diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga, dan status sosial ekonomi; dan
f.  beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial, budaya, ekonomi dan agama.