Ditulis pada 9 November 2017 , oleh Seni Rupa , pada kategori Berita

Himpunan Mahasiswa Seni Rupa Murni Universitas Brawijaya telah menggelar open submission Art Exhibition dengan tajuk Cangkruk Jon. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Senin, 6-9 November 2017 ini bertempat di gedung Fakultas Ilmu Budaya dan studio seni rupa. Menurut Nugroho Wikanoto ketua panitia penyelenggara, Cangkruk Jon terinspirasi dari asal kata cangkruk yang berarti duduk atau nongkrong, sedangkan Jon merupakan panggilan akrab yang sering digunakan dikalangan anak muda di Malang. Dipilihnya tajuk tersebut diiringi dengan harapan supaya lewat kegiatan berkarya seni rupa  dapat menyatukan rasa kebersamaan dan mengembangkan minat berolah seni di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya maupun Universitas Brawijaya, baik bagi mahasiswa prodi seni rupa dan prodi lain yang berada pada lingkup Universitas Brawijaya maupun lingkup luar Universitas Brawijaya.Untuk itu  pameran Cangkruk Jon ini mengajak siapapun yang berminat untuk melukis bersama di atas telenan, kemudian hasilnya dipamerkan bersama-sama pula. Sejumlah mahasiswa dari universitas lain  seperti ASIA,dan UM juga turut berpartisipasi. Telenan kayu dipilihsebagai media berkarya karena mudah di dapat dan harganya terjangkau, sehingga tidak menyulitkan peserta yang bukan berasal dari Prodi Seni Rupa. Sebagai hasilnya sejumlah 70 karya dari berbagai peserta dipamerkan dalam acara ini.

 

cangkruk jon 2

Rangkaian acara Cangruk Jon telah dimulai sejak Minggu 5 November 2017 dengan workshop cukil, disusul pembukaan pameran pada hari Senin 6 November 2017, dilanjutkan dengan workshop perform art Rabu 8 November 2017, dalam kesempatan tersebut  Zukhrian Zakaria atau akrab dipanggil “Bang Jaki” praktisi performance art Malang didapuk sebagai  narasumber workshop. Selanjutnya  pameran diakhiri dengan penutupan pada hari Kamis 9 November 2017 pukul 15.00 WIB. (fm/ anr)

 

cangkruk jon