Lokakarya Fonetik dan Fonologi Hasilkan Rintisan Kerjasama 

Program 3 in 1 yang diadakan oleh Program Studi (Prodi) S2 Ilmu Linguistik Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Brawijaya (UB) ditutup dengan lokakarya oleh dua ahli fonologi, yaitu praktisi Ferdinan Kurniawan, Ph.D dan dosen senior Pittayawat Pittayaporn, Ph.D dari Chulalongkorn University yang merupakan  universitas terbaik  di Thailand.

Lokakarya Program 3 in 1 ini diadakan selama lima hari berturut-turut (16-20/11/2019) dan terbagi dalam dua sesi yaitu Lokakarya Penelitian Fonetik dengan menggunakan Praat dan Lokakarya Fonologi Diakronis. Ketua Pelaksana Program 3 in 1 ini adalah Ika Nurhayani, Ph.D yang merupakan Ketua Prodi S2 Ilmu Linguistik FIB UB sekaligus dosen pengampu mata kuliah Fonetik dan Fonologi.

Lokakarya Praat diadakan pada Sabtu – Senin (16-18/11/2019) bertempat di Movie Room, gedung FIB A. Lokakarya berisi tentang pelatihan merekam suara dengan perangkat lunak Praat, menyimpannya dalam file WAV, mengolah dan menganalisis spektogram yang dihasilkan. Penggunaan perangkat lunak Praat untuk menganalisis suara manusia telah dimanfaatkan tidak hanya oleh ilmu linguistik, namun juga oleh pembuat perangkat lunak suara untuk aplikasi komputer dan telpon genggam, serta bidang terapi wicara dan neurologi.

Lokakarya Fonologi Diakronis disampaikan oleh Pittayawat Pittayaporn, Ph.D pada Selasa – Rabu (19-20/11/2019). Fonologi diakronis membahas perubahan bunyi pada bahasa seiring dengan berjalannya waktu. Fonologi diakronis dapat digunakan untuk menentukan asal mula suku bangsa dengan rekonstruksi bentuk bahasa kuno dari bangsa tersebut.

Program 3 in 1 ini juga membuahkan perintisan kerjasama antara FIB UB dengan Faculty of Arts, Chulalongkorn University, yang rencananya akan dimulai dengan kunjungan resmi delegasi FIB UB ke Chulalongkorn tahun depan. (PS.ILing/DT/MSH/Humas FIB)