Nurjihan Kansa Zalsabillah, mahasiswi Program Studi (PS) Sastra Inggris, bersama dengan Zarah Nabilla Ramadhani, mahasiswi PS Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Brawijaya (UB) angkatan 2019, meraih peringkat tiga sebagai satu tim dalam kejuaraan debat internal di acara University of Brawijaya Debate Championship (UBDC) yang diselenggarakan pada Sabtu (21/5/2022).

UBDC adalah acara perlombaan debat yang bertujuan untuk menyeleksi delegasi yang akan dikirim ke kejuaraan tingkat wilayah, National University Debate Championship (NUDC) dan Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI). UBDC diikuti oleh mahasiswa dari berbagai fakultas. Nantinya, juara satu dan dua akan dipilih sebagai perwakilan ke Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah 7 (LLDIKTI 7). Untuk perlombaannya dilaksanakan secara daring sedangkan acara penerimaan penghargaan dilaksanakan secara luring bertempat di gedung rektorat pada Sabtu (11/6/2022).

Nurjihan mengaku telah menekuni dunia debat sejak ia masih duduk di bangku SMA. Ketika ia masuk ke perguruan tinggi, Nurjihan bergabung dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FORMASI English Debate Society (FEDS) untuk membantunya mengasah kemampuan. FORMASI sendiri merupakan singkatan dari Forum Mahasiswa Studi Bahasa Inggris, sebuah kegiatan mahasiswa yang berfokus pada kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan bahasa inggris seperti story telling, debat menggunakan bahasa Inggris, dan lain-lain.

Rekan setim Nurjihan, yaitu Zarah mengakan bahwa dia pun hanya mengikuti UKM FORMASI untuk mengasah kemampuan debatnya. Mereka berdua mengaku tidak mengadakan latihan apa pun untuk persiapan kejuaraan UBDC.

“Kami sudah sering latihan juga di hari lain, atau saat lomba lain, dan karena ini sudah yang ketiga kalinya saya satu tim dengan Jihan, jadi kami sudah saling percaya satu sama lain,” ucap Zarah.

Kejuaraan UBDC berlangsung dengan ketat. Mereka mengatakan bahwa dalam kejuaraan debat ini, mosi debat yang didapatkan terbilang cukup susah. Contoh mosi yang muncul adalah International Relationship dan EU’s Carbon Border Tax. Di sisi lainnya, salah satu peserta mengungkapkan bahwa dia senang karena melihat banyak junior yang memiliki performa debat yang bagus. Dia merasa tenang akan masa depan UB dalam kejuaraan debat. [tes/dts/msh/Humas FIB]