Ketua Program Studi (KPS) Magister Ilmu Linguistik Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Brawijaya (UB), Ika Nurhayani, Ph.D., turut mengisi materi dalam acara Konferensi Linguistik Tahunan Atma Jaya (KOLITA) yang ke-20 pada Selasa (7/6/2022). KOLITA adalah konferensi tahunan yang diselenggarakan oleh Pusat Kajian Bahasa dan Budaya Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Konferensi ini diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting selama tiga hari terhitung sejak tanggal 7 Juni sampai 9 Juni 2022.

Dalam konferensi ini, Ika Nurhayani menjadi salah satu dari lima pembicara yang diundang. Kelima pembicara tersebut berasal dari universitas dalam dan luar negeri. Selain pembicara undangan, juga terdapat beberapa pembicara pleno yang menyajikan materinya dalam acara tersebut.

Ika Nurhayani membawakan materinya yang berjudul “Revisiting the Language Status of Dayak Desa”. Dalam pemaparannya dijelaskan mengenai status bahasa Dayak Desa yang dituturkan oleh orang Dayak di Kecamatan Toba, Kabupaten Sengau, Kalimantan Barat, Indonesia.

Ia mengkaji apakah Dayak Desa merupakan suatu kesatuan bahasa ataukah bagian dari dialek bahasa di Kalimantan Barat. Kajian ini menghasilkan kesimpulan bahwa Dayak Desa adalah sebuah dialek bahasa yang digunakan di Desa Inggis dan Desa Mengkiang. Hal ini dibuktikan dengan adanya 88 kata Mengkiang dan Inggis yang identik dengan bahasa Dayak Desa dan sebanyak 55 kata di Mengkiang dan Inggis mempunyai kemiripan serta menunjukkan korespondensi suara yang stabil dengan bahasa Dayak Desa. [tes/dts/msh/Humas FIB]